Bukittinggi, KominfoSB - Kemampuan publik speaking atau berbicara didepan umum diyakini memiliki banyak manfaat. Jika diperhatikan, orang-orang yang menduduki posisi tinggi pada sebuah organisasi adalah mereka yang punya teknik publik speaking mumpuni.

Untuk itu, agar ASN dilingkungan Pemprov Sumbar memiliki skill serupa, Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Barat bersama Fakultas Psikologi Universitas Indonesia menggelar Bimbingan Teknis Publik Speaking angkatan pertama bagi pejabat administator di Bukittinggi, Rabu (3/7).

Dalam sambutannya saat membuka acara, Gubernur Sumatera Barat diwakil Kabid Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Diskominfo Sumbar, Indra Sukma menyampaikan, beberapa manfaat yang diperoleh melalui kemampuan publik speaking. Antara lain membantu meningkatkan kepercayaan dan kualitas diri, membuat berpikir lebih kritis serta meningkatkan kemampuan dalam memimpin suatu institusi.

"Hal ini juga berlaku bagi SDM yang berkecimpung di birokrasi pemerintahan, khususnya Pemprov Sumbar. OPD sebagai suatu organisasi dalam membantu kepala daerah menjalankan program-program kerja untuk kepentingan masyarakat, sejatinya harus memiliki penguatan komunikasi melalui kemampuan publik speaking pejabatnya. Sebab kemampuan ini diyakini, memiliki dampak dan pengaruh yang signifikan terhadap jalannya roda organisasi," sebut Indra menirukan pesan gubernur.

Apalagi jika dikaitkan dengan keterbukaan informasi, sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Ketebukaan Informasi Publik.

"Regulasi ini telah mengatur sedemikian rupa, bagaimana birokrasi pemerintahan diselenggarakan secara terbuka dan transparan agar menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggara negara," tambahnya.

Bimtek Publik Speaking ini diselenggarakan selama 2 (dua) hari, 3-4 Juli yang diikuti 25 peserta dan menghadirkan narasumber Herta Napitupulu dan Star Ercahaya Hasugian dari Psikologi UI. (EK/ISC/MMC Diskominfo)